““MASA DEPAN dan KEKUATIRAN”

Siapakah diantara anda yang tidak menginginkan masa depan yang cerah dan baik? Jawabannya, tentu saja semua orang juga berharap bahwa masa depannya akan datang secerah mentari pagi yang bersinar makin lama makin terang cemerlang dan gemilang. Namun perenungan bagi kita apakah betul masa depan kita akan seperti itu? Semakin dipikir semakin kuatirlah diri kita akan seperti apakah masa depan ini.

Tuhan Yesus dalam pengajarannya tentang ke kuatiran, Ia mengajarkan tentang bagaimana menghadapi masa depan.

”Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? (Matius 6:31). Kekuatiran adalah ancaman bukan hanya phisikal dan phikis juga terhadap iman. Penghambat utama dalam kehidupan rohani adalah keterikatannya dengan kekuatiran. Kekuatiran merupakan suatu pola pikir yang selalu cemas terhadap apa yang akan terjadi nanti. Yesus mengatakan ”Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian? Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Kita bisa menyanggah dan berkata” emangnya gua burung yang cukup makan jagung dan beras yang segenggam” ah tunggu dulu Tuhan Yesus juga berkata” Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu? Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya? Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal, namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannyapun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.

Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya”? Itulah perkataan Yesus dan Tuhan juga tambahkan ” Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari." Suatu ketika Dr.Martin Luther, merasakan kekuatiran yang amat sangat, suatu pagi ia melihat isterinya memakai pakaian hitam-hitam layaknya orang yang sedang berkabung. "Siapa yang meninggal?" tanya Luther. "Kamu belum tahu? Allah telah meninggal" jawab isterinya. "Bagaimana kamu bisa berkata seperti itu? Allah tidak mungkin mati. Ia hidup dalam kekekalan. Sungguh jahat dan bodoh kamu bisa berkata seperti itu." Jawab isterinya. "Lalu mengapa akhir-akhir ini kamu dihantui kekuatiran kalau Allah itu tetap hidup?" Saat itu juga Luther menjadi sadar bahwa Allah sanggup menolongnya keluar dari masalah apapun.

Sebab itu Jika hidup anda penuh kuatir, maka itu berarti anda tidak memiliki iman. Jika anda memiliki iman, maka berarti anda tidak perlu kuatir. Ingatlah apa yang dikatakan oleh Pemazmur "Serahkanlah Kuatirmu kepada Tuhan, Maka Ia akan memelihara engkau!" (Mazmur 55:23)

*Mengapa harus kuatir, kalau kita hidup dalam pemeliharaan Bapa Sorgawi?*