Sejarah Gereja Presbyterian Orchard, gereja induk yang berlokasi di 3 Orchard Road, didirikan pada tahun 1856 atas inisiatif pengusaha-pengusaha Skotlandia yang berdomisili di Singapura. Gedung gereja induk diresmikan pada bulan Nopember 1878, dan diperluas serta diperlengkapi fasilitasnya pada tahun 1975 dan 1985.

Pada tanggal 14 Mei 1995 Persekutuan Umat Kristen Berbahasa Indonesia (PUKBI) menjadi Jemaat Berbahasa Indonesia dari Gereja Presbyterian Orchard; sejak saat itu statusnya menjadi jemaat penuh yang setara dengan jemaat berbahasa Inggris dan Manadarin dalam lingkungan Gereja Presbyterian Orchard.

Gereja cabang Bukit Batok bertitik awal dengan dimenangkannya tender sebidang tanah, di daerah Bukit Batok, oleh Gereja Presbyterian Orchard pada bulan Desember 1991, dan pembangunan gereja selesai pada pertengahan tahun 1995.

Jemaat berbahasa Indonesia memulai kebaktian pertamanya di Gereja Bukit Batok ini pada tanggal 20 Agustus 1995 yang dihadiri oleh sekitar 75 orang. KPI yang diadakan pada tanggal 6 September 1995 dihadiri oleh sekitar 400 orang.

Pada tahun 1995 kebaktian tiap hari Minggu dihadiri rata-rata 40 jemaat, dan berkembang hingga 60 orang pada tahun 1998. Pada pertengahan tahun 1998, pengunjung kebaktian meningkat secara tajam dengan datangnya pelajar-pelajar dari Indonesia yang menuntut ilmu di National University of Singapore dan Nanyang Technological University. Pengunjung kebaktian tiap hari Minggu mencapai rata-rata 180 orang pada tahun 2000 ini.

Visi
Menjadi Jemaat Yang Mampu memenuhi Kebutuhan Masyarakat Berbahasa Indonesia akan Keselamatan, Kasih dan Kekeluargaan didalam Yesus Kristus.

Misi
Dengan Semangat Kekeluargaan Presbyterian Meneguhkan Iman Pemercayanya Kepada Kasih dan Kebenaran Agar Bertumbuh Didalam Segala Hal Ke Arah Kristus Yang Adalah Kepala (Efesus 4:15).

Kepercayaan
Kami percaya kepada Allah, Bapa yang Maha Kuasa, pencipta langit dan bumi dan kepada Yesus Kristus, AnakNya yang tunggal, Tuhan kami, yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut. Pada hari yang ketiga, bangkit pula dari antara orang mati, naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang Maha Kuasa. Dan dari sana IA akan datang untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati. Kami percaya kepada Roh Kudus, Gereja yang kudus dan Am, persekutuan orang kudus, pengampunan dosa, kebangkitan daging dan hidup yang kekal.

Keanggotaan
Gereja Prebyterian Bukit Batok menyambut dengan sukacita setiap saudara/i yang ingin menjadi anggota GPBB dan yang dengan ketulusan rindu diselamatkan dari dosa melalui iman kepada Tuhan Yesus dan yang membuktikan imannya dalam kehidupan serta selalu merindukan persekutuan dengan Tuhan Yesus dan jemaatnya dan menjalankan hak dan kewajibannya sebagai anggota gereja. Ada tiga cara untuk memperoleh keanggotaan GPBB:
Melalui Baptisan Kudus dan Kelas Katesisasi (usia 16 tahun keatas).
Melalui Peneguhan/Sidi (telah baptis anak) dan kelas Katesisasi.
Melalui proses Atesasi masuk dari anggota gereja lain dan mengikuti kelas Bina Iman (topik tertentu). Proses ini ditempuh setelah minimal 1 tahun beribadah rutin di GPBB
Semoga kita semua mencamkan hal ini dan bersama menjaga ketertiban kebaktian.

http://web.bbpc.org.sg/