
2. Meneguhkan iman pemercayanya sehingga bertumbuh menuju kepada keserupaan dengan Kristus melalui pengajaran Alkitab seperti yang diakui dalam pengakuan Iman Rasuli dan Westminster.
3. Memberdayakan dan meningkatkan peran serta dan sinergi pemercayanya dalam doa, persekutuan, kesaksian dan pelayanan sebagai tanggapan terhadap kasih Kristus sehingga memberi dampak dalam gereja dan masyarakat.
Catatan penjelasan :
1. IBADAH dipahami dalam pengertian yang luas, tidak hanya terbatas dalam kebaktian di gereja.
2. KONTEKSTUAL dan DINAMIS berarti tidak terpaku dengan tata cara ibadah yang diwarisi dari masa lalu, namun dapat disesuaikan dengan konteks jaman yang terus berubah tanpa meniadakan prinsip-prinsip yang telah baku sebagai Gereja Presbyterian.
3. PENGAKUAN IMAN RASULI menunjukkan bahwa kita mengakui sebagai bagian dari gereja yang universal.
4. PENGAKUAN IMAN WESTMINSTER menunjukkan identitas kita sebagai Gereja Presbyterian.
5. MEMBERI DAMPAK BAGI GEREJA DAN MASYARAKAT dimaksudkan sebagai garam dan terang yang kelihatan dan menarik orang datang kepada Kristus. Secara implicit juga terkandung semangat agar gereja bertumbuh pula dalam aspek kuantitas.